“Katanya kalau anak tidak mau makan, ‘kan jangan dipaksa, ya, daripada saya yang stres maksain dia makan.” Dan masih banyak lagi sikap-sikap sepihak orang tua terhadap anak.
peran orang tua
Biarlah Ia Berbeda
Pandangan tentang kesempurnaan hampir selalu memunculkan rasa cemas pada diri siapa saja yang menjunjungnya. Tampilan atau perilaku yang berbeda dibandingkan dengan orang kebanyakan dirasa sebagai suatu kekurangan.
Estafet Pengasuhan
Katanya, kalau dari generasi terdahulu, kita sering mendapatkan kalimat-kalimat yang menjatuhkan, maka tugas kita adalah memutus kebiasaan tersebut dan menggantinya dengan kalimat yang membangun.
Anakku Pasti Berkebutuhan Khusus
Ada pula sikap orang tua yang sedemikian teguh meyakini anaknya berkebutuhan khusus. Berpegang hanya pada anggapannya sendiri, mengambil tindakan sendiri, tanpa berkonsultasi dengan ahli.
Bikin Pasta, Yuk!
Ini bukan pasta biasa, ini pasta kegembiraan. Bukan pesta, tetapi pasta istimewa. Istimewa karena menjadi awal baru terbangunnya relasi yang hangat antara ibu dengan anak remajanya.
Masalah vs Kondisi
Sesungguhnya, ada perbedaan mendasar antara masalah dan kondisi. Ketika harapan tidak sejalan dengan kenyataan, di situlah muncul masalah, bukan?
Bukankah Orang Tua adalah Orang yang Paling Mengetahui Anaknya?
Pernyataan yang beberapa kali dijadikan sebagai senjata oleh orang tua, kalau tidak sebagai tameng, untuk menjaga harga dirinya ketika menghadapi hasil atau kenyataan yang kurang sesuai dengan gambaran idealnya tentang anaknya.
Tahan Banting
Usianya baru 5 tahun. Usia yang terlalu belia untuk mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, atau usia yang cukup untuk menghadapi kerasnya dunia?
Sungguh-sungguh Ingin Mengenal
Sementara sang anak diam saja, pikiran dewasa kita pasti memutar dan mencari-cari pertanyaan ketika hendak melakukan pendekatan dengan anak. Tidak jarang kita pun mati gaya!








