
Momentum membawa saya pada perjumpaan dengan pribadi kembar dalam kurun waktu 2 minggu. Mulai dari tayangan televisi yang menampilkan daerah-daerah di dunia dengan populasi anak kembar terbanyak, pengendara ojek online yang ternyata memiliki kembaran seorang pengusaha potong rambut, hingga dua siswa SMA di sekolah yang sama.
Pasangan orang tua datang menceritakan soal anaknya yang harus mengundurkan diri dari sekolah karena tertangkap basah melakukan keisengan terhadap properti sekolah. Orang tua telah sepakat untuk menerima keputusan sekolah. Namun, yang menjadi titik perkara adalah bagaimana orang tua bisa menyampaikan penerimaan tersebut kepada anak-anaknya, mengingat kedua anaknya memiliki respon yang berbeda. Ya, pada titik ini, mereka menyampaikan bahwa putranya memiliki kembaran di sekolah yang sama.
Di meja makan, mereka berbincang empat kepala. Si adik yang lebih dominan, empatik, dan berani, mampu menunjukkan reaksi penolakan keras terhadap kebijakan sekolah yang meminta kakaknya mengundurkan diri. Sementara si kakak, cenderung diam. Protes sang adik sekaligus diam sang kakak membuat kegalauan pada orang tua, apa yang sebaiknya kami lakukan?
Dua pribadi yang memiliki perasaan, pemikiran, dan pandangan yang berbeda. Tentu saja hal ini akan menampilkan respon yang berbeda.
Seberapa sering kita menyamaratakan perasaan diri dan perasaan orang lain?
Bicara. Bicarakan perasaan secara personal. Cari tahu apa yang sebenar-benarnya dirasakan oleh setiap anak. Beri ruang dan sekat pada setiap pribadi untuk merasa merdeka atas pikiran, perasaan, tindakan, serta konsekuensinya. Bahwa si kakak merasa sedih dan kecewa, telah melakukan “kebodohan” tersebut adalah perasaan yang sewajarnya dirasakan olehnya. Bahwa si adik merasa marah dan kecewa atas keputusan sekolah adalah perasaan keliru yang perlu dikoreksi, ia tidak perlu merasa bertanggungjawab atas tindakan kembarannya.
Begitulah, penerimaan merupakan proses reflektif yang sungguh personal. Mengenali perasaan yang murni barangkali bisa menjadi langkah utama pada proses penerimaan.