
Ia sulit menahan diri untuk tidak mengunyah lagi beberapa sendok gula pasir. Sulit juga menahan diri untuk tidak makan sushi setelah makan nasi. Akan tetapi, usianya masih anak-anak, tidak apa-apa, dong, kalau banyak makan?
Usia anak-anak memang masa pertumbuhan, perlu asupan gizi dan nutrisi, tetapi perlu diperhatikan juga aspek perkembangannya yang lain. Pada usianya yang menjelang sepuluh tahun, bobot tubuhnya saat ini menghambatnya untuk bisa menaiki tangga, duduk dengan tegak, dan menulis dalam waktu lama. Kondisi ini cukup mengkhawatirkan. Ada kemampuan-kemampuan yang perlu dimiliki anak pada setiap jenjang usia karena kemampuan tersebut menopang kemampuannya yang lain.
Kini ia sudah sulit dilarang makan berlebihan, justru malah membuatnya marah. Sepertinya sulit sekali ia menahan diri kalau sudah berhadapan dengan makanan, apalagi kesukaannya. Menahan keinginan diri memang bukan perkara mudah, tidak hanya dialami anak-anak tetapi juga orang dewasa.
Ada penelitian yang populer sekali tentang seberapa mampu anak menahan keinginannya menyentuh marshmallow selama waktu tertentu, yang mencerminkan kemampuannya menunda kesenangan (delayed gratification). Ketika anak-anak ini dewasa, ternyata ada korelasi atau keterkaitan antara kemampuan menunda kesenangan dengan kemampuan berkonsentrasi yang lebih baik dan bertahan di bawah tekanan.
Ganti saja marshmallow dengan media sosial yang membuat sebagian orang fear of missing out, video game hiburan sepanjang hari, produk branded yang diyakini mampu menaikkan rasa berharga, atau prestasi dan kedudukan yang harus segera diraih, keuntungan materi yang ingin didapat segera yang jika perlu lewat jalan pintas, atau apa saja keinginan memuaskan diri. Keinginan tak akan pernah habis, kecuali ia bertemu titik jenuh, kesadaran bahwa kepuasan yang dicari itu semu. Biasanya titik jenuh ini berupa kecemasan.
Menjawab keresahan pribadi-pribadi yang sulit menahan keinginan, banyak beredar program pengembangan diri mengenai kesadaran penuh (mindfulness) atas hidup yang dijalani. Ada pula latihan regulasi diri, keterampilan mengelola dan mengendalikan perilaku. Pada sebagian orang, cara-cara ini membantu. Pada sebagian lain, sulit, tertatih-tatih.
Menahan keinginan memang bukan kemampuan yang dibawa sejak lahir, kemampuan ini dibentuk dan dilatih. Kalau bisa dibentuk sejak kecil, bentuklah. Kalau bisa dilatih sejak remaja, latihlah. Kalau baru disadari saat dewasa, cobalah.