{"id":353,"date":"2020-07-28T12:11:17","date_gmt":"2020-07-28T12:11:17","guid":{"rendered":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/?p=353"},"modified":"2020-12-09T05:15:26","modified_gmt":"2020-12-09T05:15:26","slug":"dianggap","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/?p=353","title":{"rendered":"Dianggap"},"content":{"rendered":"\n<p>Sudah sejak masa remajanya hingga dewasa saat ini, ia dianggap \u201cmestinya paham\u201d, \u201charusnya tahu dan mengerti\u201d. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini serupa hubungan klasik orang yang sedang berpacaran, yang mengharapkan pasangannya tahu bahwa ia sedang ingin makan nasi goreng tanpa harus mengatakannya, karena mestinya pasangannya tahu dan mengerti kesukaannya. Biasanya yang seperti ini mudah berujung konflik, dimulai dari perasaan tersinggung, tidak dipedulikan, merasa dituntut, lalu berprasangka kepada satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Kembali kepada ia, sesungguhnya yang ia butuhkan selama ini adalah \u2018dianggap\u2019. Dianggap keberadaannya, bahwa ia sungguh ada, hadir dan tinggal bersama di rumah. <\/p>\n\n\n\n<p>Kalau ia dianggap ada sebagai bagian dari keluarga, maka selayaknya ia diajak bicara, diberitahu segala apa yang terjadi di rumah. Tetapi demikianlah yang terjadi, ia dianggap mestinya tahu segala apa yang terjadi di rumah. Orang-orang menjadi tidak mau peduli padanya, karena sudah berada pada tahap jengah terhadapnya yang sehari-hari sulit diajak bekerja sama. Ia dengan pribadinya yang masih egosentris, sensitif, dan subjektif. Sangat wajar bahwa orang-orang perlahan tidak menyukainya.<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun begitu, sesungguh-sungguhnya, ia berharap orang-orang mau menganggapnya. Sedikitnya, ia diberitahu, diajak bicara, didengar dengan sabar. <\/p>\n\n\n\n<p>Memang benar, tubuhnya setinggi orang dewasa, tetapi egonya masih sebesar anak-anak. Ego yang sebetulnya membuatnya kesulitan juga dengan dirinya sendiri. Berpusat kepada dirinya, tidak menyadari peristiwa-peristiwa yang terjadi di balik dinding kamarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semakin sulit lagi karena ketika ia melangkah keluar dari kamarnya, ia sudah mendapat cap atau label anggapan-anggapan yang beragam, bahwa ia seperti tak berbakti, tak tahu diri, tak tahu berterima kasih.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalam dan di luar kamar sama saja, membuatnya menyakini dirinya memang berbeda dari keluarganya. Masalahnya, ia terkungkung pada waktu saat ini. Tidak bisa memperbaiki masa lalu, tidak juga berani menghadapi masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apa lagi yang dibutuhkan manusia pada titik mendasarnya? Bukankah diakui eksistensinya? Dianggap, dijangkau oleh orang-orang di sekitarnya. Bila perlu, dibimbing agar pribadinya bertumbuh. Minimal, setahap demi setahap ia bisa membangun jati dirinya, menyadari kekuatan dan kelemahan diri, memiliki rasa berdaya bahwa hidupnya layak dijalani dan peran-perannya bisa ia penuhi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di dalam dan di luar kamar sama saja, membuatnya menyakini dirinya memang berbeda dari keluarganya. Masalahnya, ia terkungkung pada waktu saat ini. Tidak bisa memperbaiki masa lalu, tidak juga berani menghadapi masa depan.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":354,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[23,42,43],"class_list":["post-353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ceritaperjumpaan","tag-kesehatan-mental","tag-konsep-diri","tag-relasi-keluarga","latest_post"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=353"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":360,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/353\/revisions\/360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/354"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ruangpeppermint.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}